responsive website

6 Cara Untuk Memeriksa Responsive Website

Perlu diketahui responsive website untuk desktop tentu harus dilakukan sejak dini. Sebab responsive website ini sudah biasa menangani berbagai jenis device untuk menampilkan situs dalam ukuran layar yang berbeda-beda.
Biasanya desain responsive ini bisa diakses dalam berbagai perangkat mulai dari desktop, tablet dan mobile. Tanpa adanya desain responsive ini maka pengguna akan terganggu. Tentu ada banyak sekali beragam kerugian yang anda dapatkan. Berikut ini ada beberapa cara dalam memeriksanya:

36. debugging website dengan chrome developer tools

Melakukan Inspeksi
Tujuan kehadiran inspeksi ini ditujukan untuk testing front-end website secara cepat dan sederhana. Untuk cara memeriksa inspeksi untuk tablet & mobile pun mudah cukup klik kanan saja pada browser yang digunakan.
Setiap browser pada umumnya menyebut fungsi inspeksi ini berbeda-beda. Kalau di Chrome, anda akan menemukan dengan nama Inspect. Sedangkan di Mozilla Firefox biasa menyebut fungsi ini dengan nama Inspect Element.

Untuk menguji tampilannya bisa dengan menekan Toggle Device Bar. Kalau sedang tidak menggunakan Chrome, bisa langsung mencari logo mobile dan tablet. Jika ingin memilih jenis device bisa langsung menekan menu Responsive lalu tinggal pilih saja device tersebut.

Melakukan Mobile-Friendly Test – Google Search Console
Dengan menggunakan Google Search Console ini anda akan menemukan permasalahan mobile usability. Cara mengoperasikan aplikasi ini mudah, bisa langsung menguji test responsive website hanya dengan memasukkan url atau kode pemasaran digital.

Jika sudah mengujinya, nanti akan ada jawaban kalau website anda sudah responsive atau tidak. Uniknya, anda bebas mengubah versi codenya secara langsung. Untuk melihat hasilnya bisa langsung menekan Run Test. Jika website tidak responsive biasanya ada masalah didalamnya.

Melakukan Am I Responsive
Am I Responsive ini memberikan anda kemudahan untuk melihat quick screenshot website. Bahkan bisa melihat di berbagai device sekaligus baik online maupun localhost. Dalam memperlihatkan tampilannya, Am I Responsive hanya membutuhkan waktu sebentar saja.

Setelah melihat quick screenshot, ada banyak komponen yang ada di dalamnya. Bahkan anda bisa secara langsung mencoba berbagai fitur yang disediakan. Perlu diketahui Am I Responsive ini bukanlah alat testing melainkan platform tools biasa.

Melakukan Responsive Design Checker
Kehadiran Responsive Design Checker ini awalnya hanya ditujukan pada developer saja. Biasanya bertujuan untuk memeriksa apakah website sudah responsive atau belum. Tetapi sejak berjalannya waktu, fitur ini pun sudah digunakan oleh berbagai kalangan di luar developer.

Ternyata dalam memeriksa website sudah responsive atau belum bisa dimulai dengan melakukan cara -cara diatas. Diharapkan cara – cara diatas dapat membantu anda dalam mengetahui responsive di sebuah website. Bagaimana? Tertarik mencoba?