docker logo

Mengenal Docker, Platform Perangkat Lunak Fleksibel

Platform perangkat lunak yang dapat membantu anda dalam mengembangkan, menyebarkan serta menjalankan pengembangan aplikasi secara mudah dan cepat, yaitu docker. Docker mengemas perangkat lunak dalam unit standar, diberi nama kontainer. Kontainer sendiri memiliki fungsi sebagai alat sistem, pustaka, waktu proses dan kode yang dapat menskalakan, serta menerapkan aplikasi di semua lingkungan.

Docker bersifat fleksibel, bisa anda jalankan di berbagai macam platform cloud dan juga ringan, serta tidak terlalu banyak menggunakan space memori. Pengenalan docker akan mempermudah anda ketika mengoperasikannya apalagi bagi para pemula. Berikut ini komponen-komponen docker!

30. Pengenalan Docker

3 Komponen Docker:

  1. Docker Image
    Merupakan komponen pembangunan di docker, disebut juga template read only yang berisi sistem operasi Ubuntu dengan apache, serta aplikasi web yang telah selesai anda instal. Docker image ini juga bisa anda gunakan untuk sarana kreatif desain, diantaranya: memperbarui image, membangun image dan mendownload docker image milik orang lain.
  2. Docker Registry
    Biasanya berisi image atau dengan kata lain, yaitu: ruang penyimpanan umum dari image yang anda upload atau download. Docker registry ialah komponen distribusi docker yang akan menyimpan koleksi image anda.
  3. Docker Container
    Ialah komponen untuk menjalankan docker yang diciptakan oleh docker image, berfungsi sebagai sistem yang akan menjalankan semua hal yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi anda.

Setelah anda mengetahui komponennya, maka langkah selanjutnya dari pengenalan docker adalah memahami manfaat docker. Apa sih yang bisa anda dapatkan ketika menggunakan docker?

Inilah Manfaat Docker:

  1. Mengirim aplikasi lebih cepat
    Docker akan membantu anda dalam siklus pengembangan yang didalamnya terdapat layanan dan aplikasi, yang akan memungkinkan terjadi integrasi dalam penyebaran alur kerja secara terus menerus. Pengembangan yang dimaksud disini adalah mengasah anda ketika menulis kode secara lokal, serta membangun relasi dengan rekan-rekan anda.
  2. Memudahkan scaling dan penyebaran
    Docker kontainer memungkinkan untuk menanggung beban kerja yang sangat portabel. Ia dapat berjalan pada host lokal pengembang, virtual di sebuah data atau mesin fisik, cloud atau center.

Pembawaan docker yang ringan dapat berimbas pada pengelolaan beban kerja menjadi lebih mudah. Disamping itu, anda juga bisa menggunakan docker untuk meningkatkan ataupun menghapus suatu layanan dan aplikasi.

Kelebihan docker, diantaranya memiliki konfigurasi yang sederhana. Konfigurasi yang sederhana ini bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan aplikasi yang sedang dikembangkan. Cukup dengan beberapa kode, docker mampu membuat lingkungan sendiri yang berbeda dengan lingkungan pada server utama.

Docker adalah platform pilihan yang patut anda pertimbangkan untuk digunakan atau menyarankannya pada orang-orang terdekat anda. Demikianlah bahasan tentang pengenalan docker yang bisa membantu anda dalam mengelola aplikasi menjadi lebih mudah.