Aplikasi IOT

Mengenal IOT dalam Dunia Marketing Digital

Beberapa tahun terakhir ini IoT atau Internet of Things digadang-gadang akan memberikan perubahan besar dalam setiap sektor. Sebenarnya apa sih dasar aplikasi IoT ini?

Pada dasarnya Internet of things merupakan sebuah ekosistem dimana objek memiliki kemampuan untuk mengirimkan data melalui jaringan tanpa bantuan manusia atau komputer. Biasanya IoT menggunakan teknologi nirkabel, internet, kecerdasan buatan, Quick Responses Code (QR Code), microelectromechanical, hingga Radio Frequency Identification (RFID).

Singkatnya IoT membuat manusia tidak perlu mengontrol perangkat IoT tersebut secara langsung melainkan dapat mengontrol perangkat tersebut dari jauh. Contohnya seperti perangkat yang mampu menyalakan lampu dari ruangan yang berbeda dan sensor suara yang dimiliki Amazon Alexa serta Google AI.

22. Dasar Aplikasi IOT

Dasar aplikasi IoT yang merupakan teknologi nirkabel tentu memiliki keunggulan dibandingkan teknologi lainnya. Beberapa keunggulan yang dimiliki IoT antara lain:

  • Efisiensi kerja
    Dengan penggunaan IoT, beban kerja tentu akan berkurang. Semakin besar konektivitas yang terbentuk, maka akan terjadi penurunan jumlah waktu yang digunakan untuk melakukan tugas. Pekerja pun dapat menggunakan selisih waktu tersebut untuk melakukan hal lain yang sebelumnya tidak bisa dilakukan.
  • Real time marketing
    Menggunakan IoT berarti membiarkan sistem untuk merekam data dan mencatat aktivitas selama 24/7, membuat aktivitas marketing dapat diukur secara real time. Selain itu dengan adanya IoT, pengguna dapat berbagi data secara real time dengan pengguna lain di tempat yang jauh.
  • Basis data untuk mengambil keputusan
    Salah satu manfaat IoT dalam pemasaran digital ialah kemampuan untuk menganalisis data secara komputasi dengan machine learning. Nantinya hasil dari analisis tersebut akan tersusun dari berbagai data yang terekam dan menjadi mudah dimengerti serta informatif. Dengan begitu data yang dimiliki akan lebih akurat dan dapat digunakan untuk mengambil keputusan bersama.
  • Meningkatkan efektivitas kegiatan monitoring
    Dengan adanya IoT tentu saja akan mempermudah kegiatan mengontrol dan monitoring sebuah pekerjaan. Bahkan tidak jarang kecerdasan buatan dapat ikut membantu memberikan rekomendasi cara menyelesaikan suatu pekerjaan dengan lebih efektif dan mudah.

Di Indonesia sendiri, masih belum banyak perusahaan yang menggunakan dan mengembangkan teknologi IoT.
Meskipun begitu salah satu contoh paling mudah penggunaan IoT di Indonesia ialah penggunaan billboard atau videotron yang terkoneksi dengan internet. Dengan adanya koneksi internet maka seluruh konten billboard tersebut dapat dikendalikan sesuai dengan aktivitas pemasaran yang sedang berlangsung atau real-time marketing.

Contoh dasar aplikasi IoT lainnya adalah penggunaan teknologi cloud di restoran atau café. Starbucks menggunakan mesin pembuat kopi yang terhubung dengan cloud yang disebut CloverNet. Hal ini memungkinkan Starbuck untuk melacak kopi favorit konsumen dan memperbarui resep kopi secara digital. Hal ini dapat meningkatkan loyalitas konsumen melalui preferensi pelanggan.