5. Aplikasi Tablet Touch Screen

Teknologi Touchscreen Jenis Terobosan Terbaru

Digital agency sudah mulai muncul pada tahun 2009 dan terus menerus meningkat hingga saat ini dimana banyak tren masyarakat yang sudah beralih ke media digital. Banyak kemudahan yang ditawarkan oleh mereka yaitu lebih efektif serta efisien dalam membantu mengelola dunia digital anda misalnya dalam hal bisnis.

Produk yang diluncurkan oleh para digital agency ini salah satunya adalah Touchscreen yang dimana sudah tersedia pada smartphone, tablet, komputer serta laptop. kali ini kita akan membahas tentang aplikasi tablet touchscreen yang dimana lagi marak maraknya penggunaan ini. Dari kalangan mahasiswa bahkan hingga pebisnis pun memakainya. Mau tau lebih banyak ? Simak artikel berikut ini,

Millennials, perangkat ini sudah tergabung secara permanen dengan layar monitor. Komponen utamanya adalah panel sensor yang diletakkan pada lapisan paling luar sehingga dapat merespon sentuhan kalian. Teknologi inipun ternyata terdiri jadi 4 jenis yaitu :

  1. Resistive Screen
    Layar akan dilapisi lapisan tipis yang mempunyai warna metalik dengan sifat konduktif yang akan berfungsi untuk menghantarkan listrik dan resistif untuk menahan arus pada listrik. Dua lapisan tersebut disambungkan pada sinyal sinyal listrik. Layar ini mempunyai tingkat kejernihan hanya 75% sehingga akan sangat rentan serta terlihat kurang jernih.
    Kelemahan tipe resistive ini yaitu gampang rusak apabila terlalu lama disimpan dalam kantong dan tempat tempat yang penuh dengan tekanan. Harga tablet yang menggunakan jenis ini memang tergolong sangat murah. Karena harga tergantung kualitas juga ya?
  2. Capacitive Touchscreen
    Berikutnya, jenis touchscreen satu ini mempunyai bagian yang menjadi kunci dan cara kerja capacitive screen yang mempunyai sistem kapasitif di seluruh permukaannya. Layar jenis ini juga dilengkapi dengan lapisan pembungkus yang berbahan indium tin oxide yang dimana berfungsi sebagai penerus arus listrik yang ditunjukkan oleh sensor.
    Capacitive Touchscreen tidak bisa bekerja dengan sentuhan kuku, stylus dan sebagainya karena jenis ini dapat bekerja hanya dengan muatan listrik yang terdapat alami pada tubuh kita (manusia). Layar ini mempunyai kejernihan hingga 90% yang sangat berbeda dengan jenis resistive screen yang dimana sangat cocok untuk digunakan. Kelebihannya yaitu tidak berpengaruh pada tekanan. Brand yang menggunakan tipe ini adalah iphone.
  3. Surface Acoustic Wave System
    Tipe ini menggunakan jenis touchscreen yang memanfaatkan gelombang ultrasonik sehingga dapat mendeteksi gerak-gerik pada permukaan layar. Layar dengan jenis ini tidak membutuhkan lapisan metalik, tetapi lapisan kaca yang menjadikan layar ini terlihat terang dan sangat jernih jika dibandingkan dengan jenis layar yang pertama.
    Tetapi, semua barang pasti ada kelemahannya. Jenis satu ini mudah terganggu oleh air, debu dan juga benda padat lain. Jika terganggu maka screen pada produk yang menggunakan layar ini akan pelan-pelan akan rusak.
  4. Multi Touch Screen
    Terakhir namun tak kalah penting, jenis ini merupakan pengembangan atau inovasi dari jenis jenis yang sudah ada. Kelebihannya, ia dapat disentuh dengan menggunakan lebih dari satu jari sehingga dapat dikatakan dapat merespon beberapa sentuhan pada waktu yang bersamaan. Selain itu ia juga dapat mengecilkan, membesarkan serta mengubah dan memindahkan posisi objek yang ada pada layar. Layar jenis ini sudah tak asing lagi dan digunakan pada banyak tablet, komputer serta smartphone zaman sekarang.